jump to navigation

Gigi- Gigi Gerigi December 21, 2012

Posted by semesta in Indonesia (L) ?, Sharing w/ Us, Universe (ity).
add a comment

Oleh: sahabat semesta

aku adalah sebuah gerigi. Karena aku gerigi, tentunya aku terdiri dari beberapa gigi. Bulan lalu, usiaku sudah 52 tahun. Cukup tua bukan? Iya jika ukuran manusia, tapi aku bukanlah manusia. Ehm,, memang Gerigi bukan manusia kan? 52 bukanlah angka untuk ukuran udzur bagiku. Karena aku berkeyakinan, usia sebuah gerigi adalah nanti hingga kelak hari kiamat datang.

Gigi- gigiku sangat banyak. Tanpanya, aku bukanlah apa. Dan tanpa satu gigipun, aku tidak akan menjadi sebuah gerigi yang baik. Aku sangat bangga dengan gigi- gigi yang ku miliki ini. Yaah, walau kadang harus bersedih. Lho, kenapa?

Ya, karena ketajaman dari gigi- gigiku sudah mulai tidak sama. Bahkan sempat terjadi clash antar gigi.  Salah satu alasan mengapa ketajaman gigi- gigi ku tidak sama, karena bahan material yang digunakan untuk membuat gigi tidak sama. Bahan bahan gigiku berasal dari seluruh penjuru nusantara. Dari Aceh hingga Papua, lengkap bukan !

Gigi- gigiku ada yang sangat tajam, ada yang tajam, ada yang mulai sedikit tumpul.

Gigi yang sangat tajam dibuat oleh mereka yang pernah ke luar negeri. Ke Jepang, ke Thailand, ke Ukraina, ke Bulgaria, ke UK, ke Aussie, ke US, atau ke Singapura. Tentu saja mereka tajam. Tapi sayang, gigi tajam ini sangat sedikit kumiliki

Kemudian, yang kedua, Gigi yang tajam. Gigi yang tajam dibuat oleh mereka yang pernah memenangi kejuaraan nasional, entah kejuaraan karya tulis, robot, mobil, it atau kelas kelas lain. Gigi tajam ini membuka cakrawala dengan memiliki networking teman teman dari seluruh Indonesia. Gigi tajam berteman akrab dengan gajah, dengan makara, dengan songkok majapahit, dengan  padi dan dengan benda benda lain. Walau tidak setajam gigi yang sangat tajam, tapi kedua gigiku ini memiliki kesamaan. Selalu open mind dan membuka diri, peduli dengan  persoalan persoalan negeri ini.

Lanjut ke gigi yang mulai sedikit tumpul. Gigi ini dibuat oleh mereka yang hanya sibuk didalam. Selalu membesar besarkan masalah yang ada. Mereka yang close mind. Mereka yang bangga dengan level lokalnya. Gigi tumpul hanya berteman dengan sesama gigi saja. Dia tidak punya teman diluar sana. Jago kandang, istilahnya begitu. Gigi ini hanya mengisi hari harinya dengan teman  teman nyamannya. Gigi ini lebih sibuk mengurus nilai, tidak berputar melihat kondisi sosial yang memprihatinkan.

Gigi yang sedikit tumpul selalu sibuk membanding bandingkan antara aku sendiri (gerigi), dengan gajah di barat sana, dengan makara, dengan padi dan dengan songkok majapahit. Gigi tumpul mengutuk ketumpulannya sendiri. Gigi ini tidak memiliki cukup confidence ketika bertemu dengan  benda benda lain. Ya, benar ! karena dia tumpul, apa yang bisa dia andalkan untuk melukai benda lain ?

Tapi aku selalu bersyukur ditakdirkan menjadi sebuah gerigi, setidaknya aku tidak memiliki  gigi tumpul, terparah hanyalah gigi yang sedikit tumpul. Karena aku yakin, gigi gigiku ini adalah kumpulan gigi- gigi terbaik yang dimiliki oleh negaraku.

Gigi yang baik tidak pernah mengaangggap gajah, makara, padi, songkok atau benda benda antik lain di negeri ini sebagai competitor. Kita memang bersaing, tapi sekeras apapun persaingan diantara kita, toh visi kita tetaplah sama bukan? Menjadikan Indonesia Berjaya.

Indonesia bisa menjadi negara adidaya (my close friends, Amir Hamzah, Law Faculty, UI)

 

Be The 1st Winner December 16, 2012

Posted by semesta in Buah dari-Nya, Indonesia (L) ?, Journey, Universe (ity).
add a comment

Oleh: sahabat semesta

Makassar… South Sulawesi Indonesia

Kota yang selalu aku dambakan sejak dulu.. bukan karena apa, tapi saya sadar penuh bahwa disanalah Bapak BJ Habibie, sang idola, sang presiden Indonesia dilahirkan dan tumbuh..Ya Kakek Habibie mampu menyihir masyarakat Indonesia karena kecerdasannya… Habibie adalah alasan pertama dan utama kakak teman saya mengapa memilih kampus ITB.. begitu juga dengan saya

Selain Habibie, ada juga Jusuf Kalla.. ekonom dan usahawan yang mampu merangkak menjadi VIP negeri ini, Indonesia …

Pertama ke Makassar begitu indah,,, menjadi juara pertama Youth Festival Science 2012 di Universitas Hasanudiin yang diadakan Kemkominfo- MITI- KPI Unhas…

tifme

Alhasil, saya bisa bersalaman dan berfoto bersama menteri Kominfo (ayo.. Komunikasi dan Informasi atau Komunikasi dan Informatika..? ) sempat ada kesalahan dari panitia di waktu sambutan sebelum seminar (with @ilhamazmy)

Alhamdulillah… juara 1 setelah menyisihkan 40 tim kemudian mengalahkan 15 tim finalis lainnya…

Terima kasih Bugis, Terima kasih Maros, Terima Kasih Banti Murung, Terima kasih Losari, Terima kasih Masjid Apung, Terima kasih Benteng Roterdam dan terakhir Coto Makassar Paraikatte

Rektor : Mahasiswa ITS kurang ganteng November 28, 2012

Posted by semesta in Indonesia (L) ?, Journey, Universe (ity).
15 comments

Oleh: sahabat semesta

Sebenarnya gue sendiri tidak begitu interest memberi judul artikel ini dengan lima kata di atas. Bukan karena kurang keren, tapi tidak sepenuhnya menggambarkan serangkaian acara IBS (IKA ITS BUSINESS SUMMIT) 2012 yang baru selesai Minggu kemarin  (25/11) di Balai Kartini dan Gd Energy  Jakarta. Ehm, tapi setidaknya bisa menarik lo  pada untuk tetep baca tulisan ini sampai habis.

Disaat wartawan atau wartawan abal- abal (blogger. read) menulis serangkaian acara IBS yang panjang  sesuai running down acara, maka gue berfikir berbeda bagaimana menuliskan kemegahahan acara tersebut. So… agan agan,  tetep stay tune ya di laman ini.
IKA ITS BUSINESS SUMMIT (IBS) 2012 dari 23- 24 November @Balai Kartini Jl Gatot Subroto Jakarta dilanjutkan Rapat Kerja Nasional 25 November  (Rakernas) IKA ITS @Gd Energy Jl Sudirman Jakarta.

  • Keanehan- keanehan

# Keanehan 1

Ketika kami para mahasiswa undangan berebut duduk paling depan untuk bisa ngelihat presiden lebih dekat (Jum’at pagi), tiba- tiba diumumkan “ para peserta coffe break sudah tersedia, silakan ambil di dekat pintu ruangan ini atau untuk VIP disebelah kanan tempat duduk anda.

Ha??? Acaranya belum mulai bung… kok udah coffe break !@#$

# Keanehan 2

Entah bagaimana caranya menghilangkan arogansi jurusan yang masih melanda mahasiswa dan bahkan alumni yang sudah lulus puluhan tahun lalu. Duduk masih ngeblok tiap jurusan

# Keanehan 3

Saat saya berbincang dengan dua alumnus FTP (Fakultas Teknik Perkapalan—saat itu) yang sekarang menjabat sebagai manager di perusahaan galangan kapal Cilegon, mengatakan bahwa banyak teman- temannya yang tidak mendapat undangan untuk hadir di IBS ini. C^k.. yo opo sih iki… Dan sedihnya saat Jumat alumni yang datang tidak begitu banyak (mungkin masih pada kerja ya…) Dan benar.. Sabtunya (25/11) alumni tua dan muda datang berhamburan memenuhi kursi- kursi Balai Kartini.. yyyeeeee !!!

# Keanehan 4

Mahasiswa Teknik dicekok’i mata kuliah tentang ekonomi, bisnis, ekspor, impor, apbn, afta etc…

# Keanehan 5

Tahulah bagaimana dan apa yang akan dilakukan oleh mahasiswa ITS ketika disediakan coffe break sepanjang waktu selama acara dan makan secara prasmanan. Mulai dari beragam buah, pudding, bakso, coffe, teh, dan menu besar yang lain seperti sate, sayur, rujak, daging sapi, daging ayam. Semuanya diambil !!

Tapi sukanya meja untuk alumni dan mahasiswa satu tempat, jadi ada quality time untuk bersua bersama alumni

Nih porsi yang sempat gue nikmatin

Image

Image

# Keanehan 6

Bagi yang kuliah di jurusan psikologis, tolong jelasin ke gue bagaimana proses seorang pemuda (bahkan mahasiswa teknik sekalipun) berubah menjadi manusia- manusia rasis (ups… maksudnya narsis). Setelah berakhirnya acara di hari pertama, panggung semua titik dijadikan spot untuk berfoto ria menuangkan ke-GJ an mahasiswa. Untung Pak Irnanda (Ketua PP IKA ITS—Sekjen Kementerian BUMN RI) begitu sabar saat diminta foto bareng. Semuanya dapat giliran, begitu juga dengan Pak Kuncoro BPPT, Pak Ibnu Susilio CEO Fin Komodo.. hehe !!

Image

Suasana narsis Jumat malam

Tapi Alhamdulillah, di akhir hari kedua sudah tidak terjadi lagi, karena selain semua spot sudah pernah dijadikan tempat berfoto, kami sudah merasa cukup terhibur dengan stand up comedy dari Cak Lontong..

# Keanehan 7

Di hari Sabtu, disaat yang bersamaan juga ITB mengadakan acara Bisnis Summit yang serupa dengan yang ITS adakan, pembicara yang diundang juga sama.. Kalau Pak Lino CEO Pelindo II memilih menghadiri undangan ITS baru bertolak ke Bandung, Pak Hatta Radjasa menghadiri undangan ITB dulu (Maklum, almamaternya tercinta) baru memberi  closing speech di ITS,, maka Bu Karen CEO Pertamina lebih memilih hanya menghadiri acaranya ITS dan tidak hadir ke ITB walau juga diundang sebagai speaker,,, hehehe

  • Kata kata bijak dari Bapak bapak  Menteri RI dan CEO perusahaan multinasional serta para petinggi kampus ITS

 # Pak Muh Nuh DEA (Mendikbud RI)

Belilah masa depan anda dengan harga sekarang [M Nuh]

Jika anda kurang pandai namun ingin mendapatkan hasil yang sama dengan mereka yang genius, maka perbesarlah luasan anda (hasil) dengan memanjangkan waktu belajar atau waktu kerja anda [M Nuh]

# Pak Jero Wacik (Men ESDM RI)

( Saya kere SBY miskin, Saya Bali SBY Pacitan, jadi ya cocok !! )

( Baru saja saya main golf sama bapak presiden terus saya ijin mau kesini, kata SBY : Salam ya pak buat civitas ITS, saya juga ITS lho….)

(SBY sempat menjadi mahasiswa Teknik Mesin ITS beberapa bulan, setelah pengumuman Akmil dan beliau diterima, beliau lebih memilih Akmil Magelang karena disana biaya pendidikan + hidup gratis ditanggung government – (Akmil- Sekolah tinggi ikatan dinas—Mabes TNI AD RI)

( Tidak usahlah kita ngomong saya orang ITS, UGM, ITB, UI.. yang penting kita orang Indonesia)

( Jangan salah, saya lebih dulu mendapat pin ITS daripada ITB,, saat SMA ada kakak kelas yang kuliah di ITS menjelaskan seperti apa ITS,, niat hati saat itu sudah  mantap ke ITS, tapi rasio mengatakan kalau di ITS peluang dapat beasiswa kecil .. maklum saya dulu kere (ITS kala itu tidak seperti sekarang yang hampir semua mahasiswa mendapat beasiswa).. ya akhirnya jauh dikit milih kuliah di Bandung, di ITB…Tapi yang jelas saya dulu pengen jadi Insinyur, kalo gak ITS ya ITB )

( Saya ini dulu bintang pelajarnya pulau Bali)

( Energi Baru Terbarukan (Geothermal sudah jalan dan sudah ada solusi dengan kementerian Kehutanan), setelah itu kita juga akan mengandalkan Hydro Power dll )

( Sekarang Kementerian ESDM banyak lowongan, jika ingin kerja disana, silakan setelah ini pdkt sama saya atau datang ke kementerian, disana sudah kita bentuk Tim Ahli EBT,silakan kalau mau gabung )

Image

# Pak Syarif (Men Kelautan RI)

Gue tidak begitu mengerti apa yang beliau bicarakan,, kalo tak salah tentang BLUE ENERGY atau apa gitu… gue sibuk duduk di belakang bincang dengan bapak2 alumni.. hehe

 # Pak Yogi

Kata beliau : Mahasiswa ITS itu secara engineer sangat jago, technical knowledge juga bagus,, namun sayang,, kalau saya amati mahasiswa kita kurang ganteng,, kurang bisa berpenampilan.. saya mikir apakah harus mewajibkan kursus di  salon sebelum wisuda atau gimana…. (kontan seluruh hadirin tertawa terbahak- bahak // menertawakan dirinya sendiri)

Yang kedua adalah kemampuan bahasa inggris nya sangat jelek.. jangankan bahasa inggris,, ngomong bahasa Indonesia aja kadang tak jelas mana subjek nya..medok pula (jleeeb !!! menusuk para mahasiswa – (

Lha iya,, gimana ndak ? mahasiswa aslinya tulungagung ngekos di keputih.. kapan kota-nya ??

# Pak Hatta Radjasa

Dengan gaya bicaranya yang diplomatis beliau dengan tenang dan optimis memaparkan cerahnya kondisi ekonomi Indonesia kedepan

Image

Image

# Dan pembicara keren yang lain ( CEO ) seperti …

CEO alumnus ITS (Fin Komodo, Pelindo II, Semen Gresik, Semen Tonasa, Adhi karya, Medco Energi, Bukit Asam dll)

CEO FIN KOMODO (Bapak Ibnu Susilo) adalah CEO favorit gue,,,,

Sumpah.. Indonesia banget… ITS banget… dan Mesin banget !! Beliau memang Cerdas

CEO/ Dirut ndak tahu alumni mana(Bank Mandiri – ITB; Dirut Telkom , Dirut PLN, Dirut PGN, CEO Krakatau Steel, Pupuk Indonesia, Timah dll.

Image

Image

Image

  • Pencari foto atau Kartu Nama ?

Ada dua kategori apa yang dilakukan teman- teman ITS ( peserta) selama acara IBS

Yang pertama adalah mereka yang berebut duduk di depan ? Untuk ? Agar mereka bisa menangkap materi dengan jelas, memperoleh kesempatan bertanya lebih besar dan yang plaing penting adalah bersegera maju minta foto bersama dengan para pembicara setelah selesai acara..

Tapi hal ini tidak berlaku di hari kedua karena posisi stage yang tidak menguntungkan para hunter foto.. model duduk seperti di bioskop… tidak datar seperti auditorium di hari pertaman

Yang kedua adalah mereka yang sibuk duduk di belakang ngobrol kesana kemari dengan para alumni yang ramah hati… Nih gue banget !!! Di hari pertama dengan dua bapak yang saat ini jadi manager di perusahaan galangan kapal (alumni T Perkapalan) dan hari kedua lagi- lagi berjodoh dengan bapak alumni yang hidup di Cilegon.. beliau adalah bapak B**ono (rahasia bro…..), manager produksi Krakatau Steel (Krakatau Daya Listrik) M23 dan bapak X (maaf lupa namanya) yang satu kantor dengan bapak b**ono— tapi bapak X ini alumni Teknik Metalurgi UI.

Dan dengan kemampuan gue yang memikat,, finally gue dikasih kartu namanya (hehe) dan beliau bilang,,, ^ nanti mau ikut ke cilegon  ? ^ndak pak… ^ ya ntar kalo mau ke cilegon kabari saya aja ^ ……

Banyak ilmu yang saya dapat,, kita diskusi panjang lebar tentang persero, go public company, tbk, saham perusahaan, Krakatau steel kedepannya, Krakatau posco dan masih banyak hal yang lain..

  • Lutfia dkk

 Buat Lutfia yang selalu rajin mengunjungi blog ini.. Suer,, bukan atas paksaanmu seperti yang kau minta di lobby utama hari terakhir gue memasukkan nama mu di blog gue.. tapi kamu memang….(kalau orang bandung bilang) aanjiiir keren gila….

Gue emang selalu salut sama anak2 ITS Online,, dari si Aldrin, mas Huda, Lisana, dan tim djoeang lain yang berhasil menyusun, menulis dan membuat buku,,, serta melelangnya dengan keuntungan yang tidak terkira di hadapan para alumni…( traktiran nih,,,)

Walau gue akui,, kalian terlihat agak bego ketika di atas stage bersama cak lontong..

Tapi, overall…keren !! siapa diantara mahasiswa ITS yang bisa foto bareng pak Habibie kalo bukan kalian?  Siapa diantara mahasiswa ITS yang akrab dengan rektor kedua ITS yang telah renta kalo bukan kalian ? Siapa diantara mahasiswa ITS yang sering makan satu meja dengan Pak dhe Karwo kalo bukan kalian ? Atau siapa mahasiswa ITS yang bisa nyelonong ke berbagai megahnya acara ITS kalo bukan kalian? Walau jelas… kalian tidak pernah diundang tapi selalu hadir dan nongol dimana – mana

For Lutfia,, keep speaking in English ! What our next topic ! ?

Image

Image

  • Cak Lontong

Ternyata  para alumni seleranya juga stand up comedy….

( Oleh duwek goblik…. !!

( Arek kok lempeng koyo ngene )

( M. Eng. Sc = Masio ngene , sarjana Cuk )

( Tapi saya tidak pernah melakukan survey apakah ITS bangga punya lulusan seperti saya )

( Ketika saya menyatakan hanya 30% mahasiswa ITS yang mandi sebelum kuliah,, tidak ada yang membantah, berarti benar statement saya )

( Pak.. disini lelang,, bukan latihan berhitung )

( Maaf mungkin saya kurang sopan,, MATAMU !! )

( Nek masalah duwik, masio adoh aku ketok lo pak .. )

( Pak Karno pernah berkata kepada saya : “…………………….

( Lo allay Neil ? (Ejekan kepada Neil Amstrong yang menurutnya adalah laki laki paling allay )

( ITA*S = Institut Teknologi Ancuk Tibak’e Swasta )

Dan Finally,,, nih… potret sisi lain dari IBS 2012 !!

Image   ImageImage   ImageImage   ImageImage   ImageImage   ImageImage   ImageImage

Thanks buat seluruh teman teman ITS, Fgd 4 dan bus 2

We are great person !

*edisi jakarta, bolehkan bilang gue ? mihihi….)

Mengenal tempat sejarah Dahlan Iskan di Buku “Sepatu Dahlan” November 20, 2012

Posted by semesta in Disekitar Kita, Indonesia (L) ?, Recommended Book, Sharing w/ Us, Universe (ity).
17 comments

Sepatu Dahlan…

Tentu kita mengenal buku yang direlease beberapa bulan yang lalu

Buku yang menceritakan masa kecil Dahlan (Menteri BUMN RI gan…)

Eh,,, ketika mulai membaca beberapa lembar buku ini,, hanya tersipu sipu sambil mengangguk, ..bagaimana tidak.. tempat tempat yang disebutkan di buku “sepatu dahlan” hampir semuanya aku ketahui… lho ?! iya brur.. beliau kan kelahiran magetan, exactly kecamatan takeran.. nah itu mah masih satu kecamatan, desa beliau dengan desaku hanya berjarak 3km (terpisah oleh satu desa yang lain)…

Image

cover buku ” sepatu dahlan”

Imagehalaman pertama

Well done…

Nah kali ini akan mengupas beberapa tempat yang ada di buku ini….

1. Kebon Dalem

Kebon Dalem atau yang lebih dikenal dalem adalah daerah tempat beliau Dahlan… Dalem ini sebenarnya kompleks dari sebuah pondok pesantren di pusat kecamatan Takeran (satu- satunya pondok di Takeran dan pondok tertua se kabupaten Magetan- Jatim)

Image

2. SMP Magetan atau sekarang lebih dikenal dengan SMPn 1 Magetan

Terletak di jalan Kartini kota Magetan (selatan alun- alun)

Dijelaskan bahwa beliau sangat berkeinginan untuk melanjutkan sekolah di SMP1 Magetan, namun ditentang oleh kedua orang tuanya (dengan alasan mahal #no comment)
Ibunya menyarankan untuk sekolah di MTSn Takeran saja , selain dekat juga murah…

* SMP1 Magetan adalah sekolah yang selalu menghasilkan generasi emas dari masa ke masa.. aku sendiri dulu berkeinginan sekolah disana,, tapi apa daya aku hanya diterima di SMP1 Kawedanan.. SMP terbaik kedua setelah SMP1 Magetan (// bukan pembelaan brow… ciyus..)

Ketika aku sekolah di SMAN1 Magetan (SMA terbaik se Magetan– karisidenan Madiun) banyak sekali memiliki teman- teman asal SMP1 Magetan,, mencengangkan… mereka kini kuliah di PTN terbaik negeri ini…

Desyanti (FIK UI) Robi (Elektro ITB), Debi (Mesin ITB), Riska, Gigih (FK UGM) Dama (Fisika UI, Geomatika UGM), Niar (TI UNS) Adhib, Vita (FE Unair) Cendi ,Mukti, Jefri (FK Unair), Ika yuni (TI ITS) Taufiq (Tekpal ITS) Ferio (Mesin ITS) Aang, Bayu, Restu (Elektro ITS) Adhib (Informatika ITS) Wisnu (Sipil ITS) Frengky, Buntet (FK UB) Ratih (Arsitek UB) Engkong, Cimo, Adit (STAN) Reni (Fis Unpadj) Tya (FK UII) Dhea (FK UMS)

mereka semua jebolan SMPN1Magetan..dan masih banyak yang lain… itu hanya mereka yang kukenal,, karena sesama aktivis semasa di SMAN 1 Magetan

Image

da_is akhirnya melanjutkan sekolah ke MTSn Takeran

Image

3 Gorang gareng adalah nama kecamatan sebelah baratnya Takeran.. sekarang lebih dikenal dengan nama kecamatan Kawedanan
Sumur tua Soco… Soco adalah nama desa di kecamatan Bendo.. ada semacam sumur yang dijadikan wisata disana

Image

4. Nama kecil Dahlan Iskan adalah Muhammad Dahlan

Image

5. Cigrok adalah nama desa di Takeran,, di buku dikisahkan bapak Dahlan sering pergi ke cigrok hanya untuk sekedar main dan melihat tempat yang konon dijadikan PKI untuk membantai warga Takeran dengan sadis
Sebagai catatan bahwa pusat PKI adalah di kota Madiun

Image

6. di dekat kampung dahlan .. ada dua nama pabrik gula, pabrik gula redjo agung yang ada di kota madiun (Takeran adalah kecamatan paling timur se kabupaten Magetan..so.. lebih deket ke Madiun daripada harus ke kota Magetan) dan pabrik gula redjosari yang ada di kawedanan

Image

7. “dalem” sebutan untuk daerah kompleks pesantren dimana dahlan dilahirkan dan tumbuh.. pesantren itu bernama PESANTREN SABILIL MUTTAQIEN atau lebih dikenal PSM Takeran…berikut gambar PSM kala itu ….tagline PSM dari awal berdiri sampai detik ini masih sama ‘Ilmu Amal Taqwa”

Aku sendiri suka sekali duduk duduk didepan gerbang ini menghabiskan sore setiap mudik ke kampung,, karena banyak sekali teman- temanku yang menuntut ilmu disana,,

Image

gerbang masa kini…

Image

8. Sungai Kanal

Sungai ini terletak di ujung timur Takeran.. jika kita dari Magetan menuju Madiun lewat jalur Takeran pasti melewati jembatan sungai Kanal… dari masyarakat, banyak cerita mistis yang mewarnai sejarah sungai kanal dari dulu hingga kini

Image

9. Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan

Image

10. Desa Waduk- Desa Sawojajar… kedua desa ini sebelah timurnya pas desa (kelurahan) Takeran

Image

Image

11. Pasar Madiun dan Pasar Magetan… pasar tradisional nan murah yang ada di kota madiun dan kota magetan.. keberadaanya hingga kini masih dijaga dan dilestarikan oleh pemda/ pemkot setempat walau   mall mulai menjamur di kedua kota tercintaku ini…

Image

12. SMP Bendo atau sekarang dikenal SMPN1 Bendo, SMP satu- satunya di kecamatan Bendo (Bendo adalah nama kecamatn sebelah utaranya kecamatan Takeran)… menurut buku ini Tim Voli Dahlan Iskan (Tim dari MTSn Takeran) dengan mudah mengalahkan tim voli SMPN 1 Bendo # dahlan tuh jagonya voli

Image

13. PSM (Pesantren Sabilil Muttaqin) Takeran… pe-es-em— pe-es-em /////yel yel,,

Image

14. Lapangan volley

Image

15. Stasiun Madiun

Stasiun terbesar… di stasiun ini kereta selalu berhenti lama.. baik kA eksekutif,, apalagi ekonomi.. penumpang dari sini sangat padat..

yap… karena warga Magetan, Ponorogo, Pacitan, Madiun, Trenggalek,  jika ingin naik kereta harus ke stasiun ini.. stasiun ini termasuk stasiun jalur selatan.. jika dari Surabaya atau dari Banyuwangi mau ke Bandung, Jogja atau Jakarta lewat selatan pasti melalui St Madiun

Image

16. Nih dia author dari buku keren ini….

Image

17. Ehmm… bagi lo yang belum punya buku ini buruan serbu di gramedia gramedia…karena akan segera terbit lagi… terusan trilogi dari buku ini… keren gila…

Image

18. Finally, I say that ” Im pride be a NATIVE’s magetan…

I love magetan…

 

apakah itu dia… November 16, 2012

Posted by semesta in Burung bilang itu Cinta, Universe (ity).
3 comments

Oleh: sahabat semesta

Jum’at 16 dec 2011

Jum’at bukanlah hari yang pendek bagiku seperti yang kebanyakan orang pikirkan..

Dari jam 7 harus melahap mata kuliah Heat Treatment dari dosen lulusan Australia
yang jarang sekali menjelaskan dengan bahasa Indonesia, lebih akrab kami mendengar penjelasan dosen ini dengan bahasa English Australian style. Jam 9.30 langsung disambung kuliah Fracture Mechanic and Failure Analysis dari seorang professor sekaligus guru besar JTMM yang juga Dekan FTI lulusan S2 S3 Perancis. Kali ini beliau menjelaskan mengenai menganalisa kegagalan material dengan memasang sebuah probe yang ditempel di dekat bearing. Analisa yang dipilih adalah melihat getaran mesin tersebut yang menghasilkan spectrum domain waktu. Dan supaya bisa dibaca harus dijadkan domain frekuensi. Tugas nya FFT analyzer adalah mengconvert kedua domain tersebut. Setelahnya baru kita bisa menentukan sumber getaran apakan yang mendominasi penyebab crack sebuah elemen mesin. Apakah imbalance, disalignment, resonance, looseness atau yang lain. Ini sampai hampir menjelang adzan jum’at dimulai.

Selepas sholat jum’at aku tidak bisa berlama- lama bersandaran di masjid, atau mengobrol ringan dengan teman- teman mahasiswa lain yang dari luar jurusan karena jam 13 kuliah Casting Technology sudah mulai. Kali ini aku bersiap mendengarkan segudang pengalaman dari dosen jebolan Amerika. Beliau asal Medan, s1 di ITB. Walaupun sudah renta namun mimik dan ekspresinya sungguh membuat geli. Unyu pokoknya mantan ketua jurusan JTMM ini. Singkat cerita aku tidak begitu memahami apa yang beliau sampaikan. Jam 15.30 langsung jamaah ashar dan seperti biasanya kita ada rapat rutin dengan seluruh penerima beasiswa KSE (Karya Salemba Empat) ITS. Adalah sebuah kewajiban bagi kita untuk bernaung dibawah paguyuban KSE ITS, aktif disana dan membuat kegiatan baik dibidang social devotion maupun research. Sebab KSE memberikan beasiswa tidak hanya kepada ITS, tapi juga UGM, UI, ITB, IPB, UNPADJ, USU. Selain kita saling mengunjungi satu sama lain, dari satu kampus ke kampus lain secara gratis baik dalam hal transport maupun akomodasi, tapi kita juga bersaing dihadapan KSE pusat Jakarta untuk membuktikan Paguyuban KSE mana yang paling produktif dan excellence. Ini semua wajib kita lakukan demi balas budi terhadap besarnya beasiswa yang kita terima perbulan, pelatihan yang kita terima, kunjungan kampus dan perusahaan serta seminar gratis yang kita dapatkan, link teman2 kampus lain yang bisa kita manfaatkan, Sore itu di depan perpus ITS kita rapat dan kebetulan aku menyampaikan progress salah satu kegiatan Pengabdian Masyarakat kami, yakni Sahabat Berbagi, mengajar anak- anak pinggiran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir di Keputih, serta perkembangan Rumah Pintar yang kita buat disana.

Ketika sudah hampir adzan maghrib dan petang, rapat Alhamdulillah selesai, 80% teman- teman pulang, tapi aku yang juga selaku penanggung jawab kegiatan terdekat, TATAP MUKA KSE ITS- UGM ditahan untuk sharing memikirkan terbaiknya. Kembali kita dimintai kritikan oleh Si Ketua Paguyuban KSE ITS.

Saat itulah,ditengah kepenatan  tiba- tiba dari arah barat kulihat 2 orang perempuan. Salah 1 nya seperti tidak asing. Hal pertama dalam benakku, dia bukanlah mahasiswa ITS, karena dia tidak bawa tas dan tidak memakai sepatu. Ingin kulihat wajahnya secara pasti, tapi “tidak ah”. Namun ternyata dia menghampiri gerombolan kecil kami. Karena dia mendekat, saat ku lihat wajahnya, dia seperti menyembunyikannya, dan dia memaksaku untuk berfikir keras, siapakah dia. Wajahnya benar- benar tidak asing, warna bajunya juga akrab. Dia mendekat serambi menyerahkan beberapa lembar publikasi sebuah kegiatan. Dia langsung pergi dan bergegas ke arah lain untuk kembali melanjutkan pekerjaanya. Aku masih terus berfikir, dan hipotesa mulai muncul. Itukah kamu ? Tanpa pikir panjang, kurebut kertas publikasi yang dipegang teman sebelah, karena tidak punya banyak waktu, kulakukan baca scanning terhadap kertas itu. Cepat dan kulihat di pojok kanan bawah tertulis dengan jelas. Yang membuatku benar- benar yakin :  SMAIT Al Uswah Surabaya.

Ya Allah… apakah orang tadi itu dia ?

Aku langsung menolehkan pandangan dan menncari dimana dia sekarang. Sudah kulihat, dia yang masih bersama 1 temannya melintasi tengah lapangan sambil menundukkan pandangannya. Dia berjalan cepat karena memang adzan maghrib kian dekat. Sikapnya membuatku bergumam,” Memang benar seorang akhwat yang baik,wataknya  sama seperti ayahnya”

Ingin ku mengejarnya, tapi tidak mungkin. Aku bukanlah siapa yang dia kenal.

Tapi, kelelahanku hilang sekejap.

Masya Allah, apakah kamu itu adalah dia, yang selama ini selalu aku dengarkan tentang dia dari seorang ayah.

ayah November 16, 2012

Posted by semesta in Burung bilang itu Cinta, Disekitar Kita, Sharing w/ Us, Universe (ity).
15 comments

Oleh: sahabat semesta

Ayah… begitulah kami memanggilnya

Orang paling hebat yang pernah ada

Keluarga kami memang sederhana, rumah kecil, motor bekas, dan tak banyak yang lain

Hanya berjumlah hitungan jari, mahasiswa ITS yang mengenal ayah, ayah begitu biasa diluar sana

Tapi tidak di mata Allah, tidak di mata keluarga

Setiap selepas shubuh setiap hari  kami selalu berkumpul bersama keluarga, membahas al- qur’an , ayat per ayat beserta tafsir nya

Selalu lengkap, ayah, ibu, mbak, adek dan alfat

Di situ pula ayah selalu curhat, mengenai rencana keluarga kedepan, pendidikan kami anak- anaknya, perselisihan yang kadang muncul ditengah keluarga dan masih banyak hal yang lain

Kebiasaan lain adalah selalu mengajak alfat 10 tahun, satu- satu nya anak laki- laki nya dan yang paling bungsu untuk selalu sholat berjamaah ke masjid. Selalu kompak warna baju yang mereka kenakan

Ah, pantas saja si alfat sudah bisa melakukan gerakan sholat dengan benar dan sesuai sunnah, anak sekecil itu juga kini sudah hafal 2 juz

Ayah pun berkeinginan, dan keinginan itu beliau sampaikan kepada kami sekeluarga, “ ayah punya target SMP SMA alfat mondok di sragen atau gontor, dan  alfat harus sudah hafal 30 juz, terus ntar nyari beasiswa kuliah keluar negeri. Amiin..

Jika engkau datang terlambat ketika jamaah, tidak sulit unyuk menemukan ayah, lihatlah kedepan, ke shaf pertama atau kedua, carilah dia  yang rambutnya hitam agak memutih, dan disampingnya seperti ada sela antara ayah dan makmum di sebelahnya, nah.. di sela itulah ternyata alfat berdiri, maklum, alfat masih kecil dan tentu tidak setinggi ayah.

Ayah yang tidak mebiarkan anaknya yang pertama pergi sendirian ke pulau Madura untuk menyelesaikan tugas kuliahnya, saat itu teman- teman sekelompok anaknya tidak bisa, ayah pun rela menemani anaknya walau kondisi letih dan pulang harus kehujanan

Ayah yang cerdas ketika memilih anaknya yang pertama yang selalu di ajaknya ta’lim di masjid al- amin, karena sadar anaknya yang pertama memang tidak pernah duduk di bangku sekolah background islam, tidak seperti adek dan alfat yang pernah merasakan pondok dan duduk di sekolah Islam terbaik

Kebiasaan lain adalah selalu mengajak kami sekeluarga untuk ke pengajian bersama setiap minggunya

Tanya lah pada ayah, apakah tidak lelah dalam seminggu selalau ta’lim kemana- mana ? Maka ayah akan menjawab “ Mumpung masih hidup “

Coba, hitung keluarga di Indonesia ini yang seharmonis mereka.. yang setiap pagi berkumpul bersama membahas agama ini, membahas kitabullah .. maka engkau tidak akan banyak dapati

Adek pun juga merasa spesial di mata ayah, saat adek operasi, ayah pertama kali menangis di depan istri dan anak- anaknya hanya karena adek tidak keluar keluar dari ruangan operasi, saat adek sekolah di Solo dan sedang akan menempuh ujian keesokan harinya, ayah rela ke Solo untuk memberi dukungan moral walau hanya beberapa jam dan tidak mau disuruh menginap,

Di jaman seperti ini, siapa yang tidak punya HP ? Ayah adalah orang sibuk yang  memilih untuk tidak punya HP karena tidak mau diperbudak dengan HP, memang benar, dalam sejam , berapa menit HP memperbudak kita, untuk membuka nya, selalu, sebelum , bangun, saat, akan dan setelah atau ditengah apapun HP memperbudak kita agar kita melayaninya

Tapi ayah juga bukan lah orang yang gaptek

Walaupun sederhana, tapi ayah dan ibu sudah pergi haji lho,, sudah ke Thailand, Lombok dan yang lain

Ayah janji, kalau mbak lulus ntar kami sekeluarga wisata ke Jakarta naik pesawat, kalau ada uang berlebih ayah juga janji kami sekeluarga bisa Umroh.. amiin

Kadang juga, ayah dan alfat pergi ke masjid sama- sama bersepeda..

Sungguh bahagianya kita

Ayah mengajarkanku, untuk menjadi orang besar, tidak perlu berpenghasilan besar, tidak harus berumah besar,

Atau Bekerja di perusahaan minyak seperti yang saya pikirkan, atau menjadi orang yang dikenal banyak orang

Bukan itu..

Tapi kita sudah menjadi besar ketika kita mampu mendidik keluarga kita, istri kita , anak- anak kita di jalan yang diridhai Allah, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah

Memiliki anak – anak yang sholih, sholihah, dan sang penghafal

Dan seperti Ramadlan saat ini,  saat sore ayah selalu menyuruh anak –anaknya bergantian mengirim ta’jil ke masjid. Ayah melatih kami untuk berbagi dengan sesama. Namun ayah juga tidak mau mengantarkan karena takut diketahui orang saat dia bersedekah, ayah juga tidak mau daftar dalam list penyumbang tajil/ makanan yang biasanya di data oleh takmir masjid. Ayah malu sama Allah. Ayah spontan, jika ada rezeki hari itu maka ayah akan langsung bersedekah

Kami yang terasing dan tidak dikenal, tapi kami punya penguat, Ayah..

Dan pagi ini,..  lagi,  ayah membuat kami sekeluarga menangis bersama, di Jum’at pagi ini, 21 Ramadhan 1433 H

Kata- kata yang ayah sampaikan sebelum menutup ngaji pada pagi tadi :

Harapannya ibu, mbak , adek, alfat ikhlas ikut ngaji nya ayah ini. Ayah gak akan pernah berhenti untuk membagikan ilmu ayah yang masih sedikit ini. Beri kesempatan pada sisa umur ayah untuk selalu mengadakan momen ini. Meskipun anak- anak ayah nanti sudah menikah dan tidak serumah lagi, sempatkan lah menjenguk ayah dan tetap mengaji dengan ayah. Ini adalah kewajiban ayah selaku kepala keluarga untuk mengajak kebaikan pada kalian semua. …….… Ayah pengen momen kumpul keluarga seperti ini jangan sampai putus sampai ayah meninggal…. [ayah]

Ibu, mbak, adek langsung menangis …

Hanya alfat kecil yang malah bobok sambil duduk …

Nothing father else in this world, my best father just Ayah

[quote from his 2nd daughter]

 

* Ayah,, alumnus UI – pustakawan ITS – Perumdos blok U 129. Ayah dari 3 anak bersaudara, nama anak bungsunya Alfat

Alfat sang penghafal yang cuek dan memiliki senyum khas yang membunuh

Mas selalu kangen senyum mu fat..

Faid Foundation November 16, 2012

Posted by semesta in Buah dari-Nya, Indonesia (L) ?, Sharing w/ Us, Universe (ity).
9 comments

Oleh: sahabat semesta

I am Founder of Faid Foundation. I built it when has studied on ITS. This foundation not only give scholarship to poor children, but also give donation to Islamic school throughout Indonesia. This motto  is “ Faid Foundation, More Than Scholarship “

logo faid foundation

The reason why I must found it

Cause I feel as far as I’m not doing meaningful something that could solution for many problems in my nearly environment. Such as poorness, loss contract school, illiteracy and other problems which could me sadness everytime.  But, From the beginning since Junior High School and Senor High School both I had become a great leader with be Chairman on OSIS (Student Council) 2004-2005 and 2007- 2008 , Vice President on MPK (Class Delegation Committee which intercept and extend aspiration from student to school), Field Coordinator on Youth Red Cross and others. And I had felt satisfied when could be acceptanced Indofood scholarship , training and excitement experience with 80 the best student of university troughout Indonesia, and be the outstanding receiver in there, be the best one from the best. Be the choosen one from the best. Then I awared with all pleasure position and  advanced experience can’t change closely better condition. So I must do something to help them with established  that foundation. The second reasons, Indofood has given me many scholarships and training with excellent student overall Indonesia, so I want to reciprocate anything that had given to me.

How I manage this foundation ? As far together my friend which are like minded . We teach them and collect our saving money give to a few children that very wanted. Amount of money also use to support our teaching necessaries. Not easy like an imagine, but need struggle and spirit for its. Maybe now the people laugh at what we are doing. Maybe now this foundation only give small significance. But, in my heart I promise that Faid Foundation will be the biggest institute in our country and can give more useful for others. Its my promise, Its my dream. And I know, my dream will be really and truly. Trully wonderful.

Long weekend November 15, 2012

Posted by semesta in Universe (ity).
1 comment so far

Oleh: sahabat semesta

1 Muharram 1434 H

Tahun baru Islam.. right !

Kampus ku begitu lengang nan sepi,, hanya tersisa mahasiswa sejati yang cinta lab, cinta TA atau cinta- cinta yang lainnya

Long weekend, mahasiswa kaya pada sibuk wisata kesana kemari.. mahasiswa miskin lain lebih milih pulang melepas rindu dengan keluarga

mahasiswa relatif jauh ( jabar jateng jogja jakarta) memilih rumah sebagai tujuan utama kali ini

mahasiswa the real merantau ( aceh jambi padang riau bukit tinggi bontang balikpapan banjarmasin manado makassar bali lombok bima ) harus menerima nasib bahwa ” ini belum waktu yang tepat untuk pulang ”

dan aku sendiri….

toh sendiri pun tidak selalu kesepian, bukan ?

terpojok di depan laptop mengedit blog- menikmati kencangnya WiFi ITS- menyelesaikan laporan KP- serta menyusun TA bab 1-2-3